A.
Konsep
Manajemen Kelas
Manajemen
merupakan terjemahan dari kata “Pengelolaan”. Karena terbawa oleh derasnya arus
penambahan kata pungut kedalam Bahasa Indonesia, maka istilah Inggris tersebut
kemudian di Indonesiakan menjadi “Manajemen“. Arti dari manajemen adalah
pengelolaan, penyelenggaraan, ketatalaksanaan penggunaan sumber daya secara
efektif untuk mencapai tujuan atau sasaran yang diinginkan. Maka, dapat
disimpulkan bahwa pengelolaan atau manajemen adalah penyelenggaraan atau
pengurusan agar sesuatu yang dikelola dapat berjalan dengan lancar, efektif dan
efisien. Sedangkan Kelas dalam Didaktik terkandung suatu pengertian umum mengenai
kelas, yaitu sekelompok siswa pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama
dari guru yang sama pula. Sedangkan kelas menurut pengertian umum dapat
dibedakan atas dua pandangan, yaitu pandangan dari segi fisik dan pandangan
dari segi siswa. Disamping
Manajemen
merupakan kemampuan dan keterampilan khusus yang dimiliki oleh seseorang untuk
melakukan suatu kegiatan baik secara perorangan ataupun bersama orang lain atau
melalui orang lain dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara produktif,
efektif dan efisien.
Manajemen
atau pengelolaan diartikan proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk
mencapai sasaran. Sedangkan kelas diartikan secara umum sebagai sekelompok
siswa yang ada pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang
sama pula. Dalam arti sempit kelas menunjukan suatu ruangan (dibatasi 4
dinding) atau tempat dimana murid-murid belajar, tiap bangunan sekolah di bagi
kedalam ruangan-ruangan bagunan yang menunjukan ruangan kelas. Dalam arti luas kelas dapat pula diartikan
sebagai kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada murid-murid dalam
sutau ruangan untuk sutau tingkat tertentu pada jam tertentu. Kelas yang dimaksudkan disini adalah mencakup
kedua pengertian tersebut, yaitu hanya sebagai ruangan yang menunjukan
tingkatan tertentu, akan tetapi juga menunjukan kegiatan pembelajaran yang
berlangsung.
Dengan
demikian, manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan
suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi
siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Atau dapat dikatakan
bahwa manajemen kelas merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses
belajar mengajar secara sistematis. Usaha sadar itu mengarah pada penyiapan
bahan belajar, penyiapan sarana dan alat peraga, pengaturan ruang belajar,
mewujudkan situasi/kondisi proses belajar mengajar dan pengaturan waktu
sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan kurikuler dapat tercapai
(Dirjen PUOD dan Dirjen Dikdasmen, 1996).
Jadi,
dapat disimpulkan bahwa konsep manajemen kelas di SD merupakan upaya yang
dilakukan oleh guru untuk menciptakan suasana belajar yang kreatif, efektif dan
menyenangkan pada saat proses pembelajaran berlangsung agar siswa dapat
menerima pelajaran dengan baik dan mudah dipahami oleh semua siswa.
B.
Tujuan
Manajemen Kelas
Manajemen
kelas pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam
pencapaian tujuan pembelajaran. Adapun kegiatan pengelolaan fisik dan
pengelolaan sosio-emosional merupakan bagian dalam pencapaian tujuan
pembelajaran dan belajar siswa. Secara umum, tujuan manajemen kelas adalah
untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Mutu pembelajaran akan tercapai jika
tujuan pembelajaran tercapai. Fasilitas yang disediakan itu memungkinkan siswa
belajar dan bekerja, terciptanya suasana sosial yang memberikan kepuasan,
suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional, sikap serta apresiasi
kepada siswa.
Pengelolaan
kelas yang bukan tanpa tujuan, karena itu ada tujuan itulah guru selalu
berusaha mengelola kelas, walaupun terkadang kelelahan fisik maupun pikiran
disarankan. Guru sadar tanpa mengelola kelas dengan baik, maka akan menghambat
kegiatan belajar mengajarnya, itu sama saja membiarkan jalannya pengajar tanpa
membawa hasil, yaitu mengantarkan anak didik dari tidak tahu menjadi berilmu.
Menurut
Dirjen Dikdasmen yang menjadi tujuan manajemen kelas adalah :
1.Mewujudkan
situasi dan kondisi kelas, baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai
kelompok belajar, yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan
semaksimal mungkin.
2. Menghilangkan
berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi pembelajaran.
3. Menyediakan
dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan
siswa belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional dan intelektual siswa
dalam kelas.
4. Membina
dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, budaya serta
sifat-sifat individunya.
Tujuan
manajemen kelas mengatur kegiatan-kegiatan peserta didik agar kegiatan-kegiatan
tersebut menunjang proses pembelajaran di lembaga pendidikan (sekolah); lebih
lanjut, proses pembelajaran di lembaga tersebut (sekolah) dapat berjalan
lancar, tertib dan teratur sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian
tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara keseluruhan.
Jadi,
dapat disimpulkan bahwa tujuan Manajemen kelas di SD dimaksudkan untuk
menciptakan kondisi di dalam kelompok kelas yang berupa lingkungan kelas yang
baik, yang memungkinkan siswa berbuat sesuai dengan kemampuannya. Maka dapat disimpulkan
bahwa tujuan dari manajemen kelas adalah agar setiap anak dikelas dapat bekerja
dengan tertib, sehingga segera tercapai tujuan pengajaran secara efektif dan
efisien.
C. Proses
Manajemen Kelas
Upaya
untuk menciptakan suasana yang diliputi oleh motivasi siswa yang tinggi, perlu
dilakukan manajemen kelas dengan baik. Langka-langka ini disebut sebagai
prosedur manajemen kelas. Adapun prosedur manajemen kelas ini dapat dilakukan
secara pencegahan (Preventif) maupun penyembuhan (Kuratif). Perbedaan kedua
jenis pengelolaan kelas tersebut, akan berpengaruh terhadap perbedaan
langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh seorang guru dalam menerapkan kedua
jenis manajemen kelas tersebut. Dikatakan secara preventif apabila upaya yang
dilakukan atas dasar inisiatif guru untuk mengatur siswa, peralatan (fasilitas)
atau format belajar mengajar yang tepat dan dapat mendukung berlangsungnya
proses belajar mengajar. Sedangkan yang dimaksud dengan manajemen kelas secara
kuratif adalah langkalangka tindakan penyembuhan terhadap tingkah laku
menyimpang yang dapat mengganggu kondisi-kondisi optimal dan proses belajar
mengajar yang sedang berlangsung.
1. Prosedur
Manajemen Kelas yang Bersifat Preventif
a. Peningkatan
Kesadaran Pendidik Sebagai Guru
b. Peningkatan
Kesadaran Siswa
c. Penampilan
Sikap Tulus Guru
d. Penampilan
Sikap Tulus Guru
e. Penemuan
Alternatif Manajemen Kelas
f. Pembuatan
Kontrak Sosial
2. Prosedur
Manajemen Kelas yang Bersifat Kuratif
a. Identiffikasi
masalah
b. Analisis
Masalah
c. Penetapan
Alternatif Pemecahan
d. Monitoring
e.
Memanfaatkan Umpan Balik (Feed-Back)
D. Strategi
Manajemen Kelas
Strategi Pembelajaran adalah rangkaian
kegiatan dalam proses pembelajaran tyang terkait dengan pengelolaan siswa di
kelas, pengelolaan guru, pengelolaan kegiatan pembelajaran, pengelolaan
lingkungan belajar, pengelolaan sumber belajar dan penilaian (asesmen) agar
pembelajaran lebih efektif dan efisien sesuai dengan tujuan pembelajaran yang
ditetapkan. Strategi pembelajaran erat hubungannya dengan Tehnik pembelajaran.
Tehnik pembelajaran adalah Implementasi dari metode pembelajaran yang secara
nyata berlangsung di dalam, tempat terjadinya proses pembelajaran.
Strategi
Pengelolaan Kelas dalam pembelajaran harus meningkatkan kemampuan belajar siswa
antara lain :
1.
Menciptakan suasana atau kondisi kelas
yang optimal
Seorang
guru harus bisa menciptakan suasana atau kondisi dari kondisi interaksi
pendidikan dengan jalan menciptakan kondisi baru yang menguntungkan proses
belajar mengajar sehingga siswa bersemangat dalam belajarnya. Keterampilan yang
harus dimiliki guru yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi
belajar adalah sikap tanggap, membagi perhatian, dan pemusatan perhatian
kelompok.
2.
Berusaha menghentikan tingkah laku siswa
yang menyimpang.
Seorang
guru melakukakn identifikasi masalah dengan jalan berusaha memahami dan
menyelidiki penyimpangan tingkah laku siswa yang mengganggu kelancaran proses
belajar mengajar di kelas. Sekolah itu guru memberikan teguran dan bimbingan
serta pengarahan-pengarahan agar tercipta tingkah laku siswa yang mendukung
kelancaran proses belajar mengajar.
3.
Menciptakan Disiplin Kerja
Pembinaan
disiplin kelas atau pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin kelas atau
pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin bisa dilakukan dengan cara membuat
tata tertib kelas.
4.
Menciptakan Keharmonisan antara guru
dengan siswa
Keharmonisan
hubungan guru dengan siswa mempunyai efek terhadap pengelolaan kelas terutama
dalam meningkatkan efektifitas belajar mengajar.
Daftar Rujukan
Sutikno Sobry. 2008. Manajemen Pendidikan Langkah Praktis Mewujudkan Lembaga Pendidikan yang
Unggul. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Mudasir. 2011. Manajemen Kelas. Yogyakarta: Penerbit Zanafa Publishing.
POUD dan Dirjen Dikdasmen yang dikutip Rackman 1998/1999.
Hal 15 / Rulam Ahmadi, Profesi Keguruan, 2018. Hal 1717 Jogyakarta ARRUZZ Media
Suyono dan Hariyanto. 2017. Belajar dan Pembelajaran (hal 20). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Bermanfaat sekali kakak😆
BalasHapusallhamdulillah :)
HapusMaterinya bagus dan bermanfaat kak.
BalasHapussyukron kak :)
HapusSngat bermanfat kak
BalasHapusallhamdulillah :)
HapusMantull kakk
BalasHapusasyiapp kak (y) :D
HapusJelaskan strategi manajemen kelas yang paling tepat dilakukan pada kelas rendah?
BalasHapusa.Menciptakan suasana atau kondisi kelas yang optimal
HapusSeseorang guru harus bisa menciptakan suasana atau kondisi dari kondisi interaksi pendidikan dengan jalan menciptakan kondisi baru yang menguntungkan proses belajar mengajar sehingga siswa bersemangat dalam belajarnya. Keterampilan yang harus dimiliki guru yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar adalah sikap tanggap, membagi perhatian, dan pemusatan perhatian kelompok.
b. Berusaha menghentikan tingkah laku siswa yang menyimpang
Seorang guru melakukan identifikasi masalah dengan jalan berusaha memahami dan menyelidiki penyimpangan tingkah laku siswa yang mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di kelas. Setelah itu guru memberikan teguran dan bimbingan serta pengarahan-pengarahan agar tercipta tingkah laku siswa yang mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
c. Menciptakan disiplin kelas
Pembinaan disiplin kelas atau pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin bisa dilakukan dengan cara membuat tata tertib kelas (Djamarah, 1996: 212).
d. Menciptakan keharmonisan antara guru dengan siswa
Keharmonisan hubungan guru dengan siswa mempunyai efek terhadap pengelolaan kelas terutama dalam meningkatkan efektifitas belajar mengajar.
Bagaimana cara anda melaksanakan konsep manajemen kelas dengan menerapkan Rana kognitif, Rana afektif dan psikomotor, dengan berbagai tingkatan siswa yg ada di dalamnya?
BalasHapusDi kurikulum 2013 penilaian ranah kognitif (pengetahuan)Ranah kognitif merupakan ranah yang mencakup kegiatan mental (otak), Ranah afektif (sikap) Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai. Ranah psikomotor(keterampilan) adalah ranah yang berhubungan dengan aktivitas fisik, misalnya lari, melompat, melukis, menari, memukul, dan sebagainya.
HapusJadi disini kita sebagai seorang guru harus mampu menilai peserta didik terkait dengan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dimiliki oleh masing² siswa kita dengan baik.
Sangat bermanfaat kak
BalasHapusSangat bermanfaat untuk referensi
BalasHapusBlog yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan di bidang manajemen kelas
BalasHapusAllhamdulillah :)
Hapusmaterinya sangat membantu dan brrmanfaat sekali
BalasHapusAllhamdulillah :)
HapusBaguuss sekaliii uniiiii👍👍👍
BalasHapusSipp uni, semoga bermanfaat uni😉
HapusWah mantap materi nya kak
BalasHapusSemoga bermanfaat ya😊
HapusTerimakasih atas matetinya kak 😊
BalasHapusIya, semoga bermanfaat ya 😉
HapusSangat bermanfaat untuk dijadikan referensi👍
BalasHapusAllhamdulillah 😊
HapusBagus sekali,ditunggu dengan materi yang baru.
BalasHapusBagus sekali,ditunggu dengan materi yang baru.
BalasHapusBagus sekali,ditunggu dengan materi yang baru.
BalasHapusAllhamdulillah, mksih kak
HapusSipp kak😉👍
Bagus sekali kak 👍🏻
BalasHapusbermanfaat sekali materinya kak
BalasHapusAllhamdulillah :)
Hapusallhamdulillah :)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMateri nya sanagt bermanfaat dan bisa dijadikan refernsi....trimamsih kak
BalasHapusAllhamdulillah :)
HapusMaterinya bermanfaat kak
BalasHapusBermanfaat kak
BalasHapusMaterinya bermanfaat bangett
BalasHapusMaterinya lengkap dan bagus kak
BalasHapusSangat bermanfaat sekali kak, terimakasih
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMaterinya bagus dan sangat membantu kak
BalasHapusmaterinya bagus
BalasHapusMaterinya sangt membantu
BalasHapus